Headlines News :

Perempuan-perempuan Ayu di Dinasti Atut

Jakarta - Selain gurita kekuasaan, salah satu yang jadi buah bibir dari dinasti Ratu Atut adalah kecantikan sejumlah perempuan di keluarga besar itu. Cantik, kaya dan berkuasa sepertinya adalah paduan yang memukau. Inilah 3 perempuan ayu di klan tersebut:

Ratu Atut Chosiyah
Ratu Atut selalu menarik perhatian karena kulit wajahnya yang kencang, putih dan merona kemerahan. Tentu butuh perawatan ekstra dan tak murah untuk mendapatkan wajah sekinclong perempuan kelahiran 16 Mei 1962 itu.

Atut juga memiliki bentuk alis spesial dan tampak jauh lebih muda dari usia sebenarnya yang menginjak usia 51 tahun. Tak jarang kaum ibu bertanya-tanya tentang resep kecantikan seperti apa untuk mendapatkan wajah secemerlang Atut.

Kecantikan Ratu Atut seirama dengan kekuasaannya di Banten, provinsi pemekaran dari Jawa Barat. Atut semula menjabat sebagai wakil gubernur pada 2002-2007. Karena gubernur Djoko Munandar kena kasus korupsi, Atut ditunjuk menjadi Plt Gubernur Banten pada 2005, sekaligus menobatkannya sebagai gubernur wanita pertama di Indonesia.

Pada Pilkada Banten 2006, Atut terpilih sebagai gubernur bersanding dengan wagub Mohammad Masduki. Lima tahun berkuasa, Atut kembali bertarung di Pilkada 2011 berpasangan dengan Rano Karno. Lagi-lagi dia memenangi pertarungan hingga ke tingkat Mahkamah Konstitusi (MK). Kini kekuasaannya goyah setelah KPK menciduk adiknya, Tubagus Wawan.

Selain cantik dan berkuasa, Atut juga kaya. Pada 2010, kekayaannya di KPK mencapai Rp 41 miliar, mayoritas berupa tanah di Serang. Tahun 2011, kekayaannya dilaporkan turun Rp 4 miliar.

Airin Rachmi Diany
Tak ada yang menyangkal kecantikan Airin. Muda, pintar, cantik, kaya dan berkuasa, komplet di genggamannya.  Dari sononya, perempuan kelahiran Garut 28 Agustus 1976 ini memang jelita. Tak ayal dia beberapa kali mengikuti kompetisi putri-putrian. Di ajang Putri Indonesia 1996 yang dimenangkan Alya Rohali, Airin menyabet gelar putri pariwisata dan putri favorit.

Kecantikan Airin menjadi perbincangan kembali saat dia maju pilkada Tangerang Selatan pada 2011. Billboard raksasa yang menampilkan wajah rupawannya di pinggir jalan utama membetot perhatian orang-orang. Dalam hajatan politik ini, Airin yang merupakan istri Tubagus Wawan, adik Atut, menang.  Airin pun menjadi walikota Tangerang Selatan periode 2011-2016.

Selain cantik, dia juga 'anak sekolahan'.  Dia menggondol gelar S1 dari Universitas Parahyangan dan S2 dari Universitas Padjadjaran. Bahkan dia masuk jajaran walikota berprestasi sehingga mendapat beasiswa mengikuti diklat 3 minggu di Harvard Kennedy School, AS, bersama 19 walikota Indonesia lainnya pada September 2013.

Soal harta, jangan dipertanyakan lagi. Berdasar Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang bisa diakses di situs KPK, hartanya  per 2010  mencapai Rp 103,9 miliar. Di antara harta sebanyak itu, perempuan yang hobinya naik sepeda ini memiliki beragam mobil sport premium seperti Lamborghini dibeli tahun 2009 senilai Rp 9 miliar dan Ferrari dibeli tahun 2006 Rp 3,5 miliar.

Adde Rosi atau yang akrab disapa Eci adalah menantu Ratu Atut. Eci merupakan istri dari Andhika Hazrumy, anak pertama Atut.  Eci saat ini tercatat sebagai Wakil Ketua DPRD Serang.

Pada Pemilu 2014, dia menjadi caleg DPRD Banten dari Partai Golkar. Dia mengantongi nomor urut 1 untuk dapil Kota Serang (Banten1). Sedangkan suaminya adalah senator dari Banten.

Eci lahir di Sumedang 30 Oktober 1983 alias berusia 29 tahun. Ibu beranak 3 ini pemegang gelar S1 dari Universitas Pelita Harapan dan S2 dari Universitas Islam Syekh Yusuf, Tangerang.

Tidak diketahui berapa banyak harta Eci karena tidak ada data resmi yang memuatnya.

Penampilan Eci yang menyedot perhatian terjadi saat dia mendampingi ibu mertuanya, Ratu Atut, menghadiri istigotsah dalam rangka HUT ke-13 Provinsi Banten di 
Masjid Al Baitul Sholihin yang terletak di depan rumah pribadi merangkap rumah dinas Atut di Jl Bhayangkara 51, Serang, Banten. Berpakaian muslimah warna putih, Eci mendampingi kemunculan Atut yang perdana setelah status cegah dikenakan kepada Atut pada Kamis 3 Oktober. Eci duduk di sebelah bibinya, Ratu Tatu (wakil bupati Serang). Wajah ayunya tampak mencolok di antara bibi dan ibu mertuanya.

Tahapan Uji DNA Tim DVI Terkait Narkoba di Ruang Kerja Akil Mochtar

Jakarta - Tim Disaster Victim Investigation (DVI) telah menerima sampel berupa barang bukti empat lingting ganja, salah satunya sisa pakai, yang sebelumnya ditemukan di ruang kerja Akil Mochtar. Narkoba tersebut selanjutnya akan diteliti adanya sampel DNA (deoxyribonucleic acid).

Tahapan pemeriksaan adalah dengan melakukan pemeriksaan terhadap barang bukti tersebut. "Nanti dilihat apakah ada DNA atau tidak dari barang bukti itu," kata Direktur Eksekutif DVI Kombes Anton Castilani, saat berbincang dengan detikcom, Kamis (10/10/2013).

Menurut Anton, memerlukan waktu yang tidak sedikit untuk mengetahui adanya jejak-jejak DNA yang menempel di narkotika tersebut. Dia menyebut, butuh dua minggu untuk dapat menyimpulkan hasil temuan laboratorium terkait sampe DNA yang ada.

"Kalau nanti ditemukan DNA, selanjutnya akan dibandingkan dengan sampel DNA yang ada," papar Anton.

Sampel DNA sendiri beragam, apakah itu sidik jari atau bagian-bagian tubuh yang menyentuh barang bukti yang ditemukan penyidik KPK, Rabu pekan lalu saat dilakukan penggeledahan.

"Kita minum, menyentuh sesuatu, merokok, itu kan ada bagian tubuh yang menyentuh sesuatu ada sel-sel yang tertinggal di situ, sel itu mengandung DNA," ulas Anton yang juga memimpin berbagai macam kasus kecelakaan seperti tregedi Sukhoi dan karamnya kapal Imigran di Cianjur beberapa waktu lalu.

Bila barang bukti tersebut diperkirakan lama, apakah DNA akan hilang?

"DNA akan selamanya di situ," kata Anton.

KPK mengumumkan pihaknya menemukan 3 linting ganja, satu di antaranya bekas pakai, dan dua pil yang belakangan merupakan sabu, di laci meja kerja Akil di MK. Pada Minggu (6/10), BNN mengambil urine dan rambut Akil untuk pemeriksaan. Pada Selasa (8/10), BNN mengumumkan bahwa hasil tes urine dan rambut menunjukkan Akil negatif narkoba, sehingga pemeriksaan akan berlanjut ke DNA.

Sumber : http://news.detik.com/read/2013/10/11/051556/2384136/10/ini-tahapan-uji-dna-tim-dvi-terkait-narkoba-di-ruang-kerja-akil-mochtar?991101mainnews

Periksa Hakim MK, KPK Tak Perlu Izin Presiden

Jakarta - KPK telah melayangkan surat pemanggilan terhadap hakim MK, Maria Farida. Menurut pihak KPK, dalam pemeriksaan hakim MK, pihaknya tak perlu mendapat izin dari presiden.

"KPK kan punya undang-undang sendiri, kami tak perlu izin dari presiden untuk memeriksa seseorang, termasuk hakim MK," ujar Jubir KPK, Johan BUdi di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (10/10/2013).

Menurut Johan, dalam undang-undang yang dipakai oleh KPK, pihaknya bisa memeriksa siapa saja tanpa harus mendapatkan izin dari presiden. KPK juga pernah memeriksa beberapa pejabat negara tanpa meminta izin presiden.

"Beberapa pejabat negara juga pernah diperiksa tanpa harus mendapat izin presiden," jelas Johan.

Sebelumnya KPK telah melayangkan panggilan kepada Hakim MK Maria Farida untuk dimintai keterangan terkait dugaan suap yang menyeret Akil Mochtar. Namun, Maria belum dapat memastikan hadir atau tidak karena masih menunggu izin dari presiden.

"Izin sudah diminta ke presiden, hari ini," kata Maria.

Jumat Keramat, Sekjen MK Dipanggil KPK Terkait Dugaan Suap Akil Moktar

Jakarta - Setelah memeriksa sekretaris, ajudan, dan sopir pribadi Akil Mochtar, dari lingkungan MK, KPK telah memanggil Sekjen MK, Janedjri M Gaffar. Janedjri akan dimintai keterangan Jumat (11/10) besok.

"Besok jam 10.00 WIB," kata Janedjri di MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Kamis (10/10/2013) malam.

Janedjri dipanggil terkait tersangka suap sekaligus ketua MK non aktif Akil Mochtar. "Iya (saksi untuk Akil)," ungkap Janedjri.

Selain Janedjri, sebenarnya KPK juga memanggil 2 hakim MK Maria Farida dan Anwar Usman. Namun keduanya belum tahu kapan akan memenuhi panggilan KPK karena masih menunggu izin dari presiden.

Juru bicara KPK Johan Budi membenarkan jika Janedjri telah dipanggil KPK untuk dimintai keterangan. "Iya benar (dipanggil)," ungkap Johan saat dikonfirmasi, Kamis (10/10/2013).

(rna/bil)

Copast dari detikcom

Apa Tanggapan Lengkap SBY Terkait Bunda Putri ?

Jakarta - Presiden SBY menanggapi dengan nada tinggi terkait penyebutan namanya oleh terdakwa Luthfi Hasan Ishaq, dalam sidang lanjutan korupsi impor daging sapi di PN Tipikor Jakarta. SBY tegas menyatakan dirinya tidak tahu siapa sosok Bunda Putri tersebut.

"Disebut Bunda Putri, saya tidak tahu, saya tidak kenal, dan tidak ada kaitan dengan saya," tegas SBY dalam jumpa pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (10/10/2013). 

Pernyataan tersebut disampaikan SBY sesaat setelah melakukan lawatan ke Brunei Darusaalam menghadiri East Asia Summit.

"Kalau saya katakan saya tidak tahu, kalau ada orang yang katanya mengenal dekat dengan SBY, pasti perangkat lembaga kepresidenan tahu. Menteri Sekretaris Negara Pak Sudi Silalalhi pasti tahu, Sekretaris Kabinet Pak Dipo pasti tahu, Sekretaris Pribadi pasti tahu. Sebab, kalau orang berhubungan dengan saya, atau ingin ketemu saya, atau telepon saya, kirim surat ke saya, pasti melewati sistem. Sudah saya cek semuanya, tidak ada satupun yang tahu," imbuh SBY.

Guna mengkonfirmasi apa yang disebutkan bekas Presiden PKS itu, SBY langsung memerintahkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Sudi Silalahi menelepon Menteri Pertanian (Mentan) Suswono.

"Pak Suswono katakan, Bunda Putri katanya istri dari salah satu pejabat di Kementerian Pertanian. Menurut Menteri Pertanian Suswono yang ditelepon beberapa saat yang lalu, katanya juga pengusaha eksportir asal Cilimus Jabar. Saya juga tahu apa itu. Dicek oleh staf saya, Wakil Menteri Pertanian apa betul ada kaitan dengan salah satu pejabat, Konon katanya betul," tegasnya.

Berikut tanggapan lengkap Presiden SBY menanggapi kesaksian LHI yang menyebut SBY memiliki kedekatan dengan Bunda Putri:
"Alhamdulilah, sembilan tahun saya pimpin negeri ini saya hemat untuk komentari komentar-komentar seperti itu, tetapi kali ini lain. Kalau saya tidak hentikan malam ini, dalam arti saya berikan penjelasan yang benar, bisa saja rakyat kita bingung, jangan-jangan berita itu benar.

Singkatnya, ada yang mengaitkan seseorang dengan disebut-sebut dalam persidangan. Segera saya kumpulkan dalam waktu setengah jam, ada apa sih, siapa orang itu, apa kaitananya, seseorang yang sedang diadili itu seperti apa, supaya jelas. Ok, saya sampaikan sekarang ini. Model saya kalau harus saya sampaikan saya sampaikan. Kalau tidak, ya tidak.

Saudara Luthfi Hasan Ishaaq mengatakan, yang namanya Bunda Putri katanya orang dekatnya presiden. Begitu. Saya akan komentari langsung. Tapi saya minta, tegakkan di negeri tercinta kebenaran dan keadilan. Kalau ada kejahatan dan kejahatan itu sedang diusut dan ditegakkan secara hukum, yang melibatkan namanya Lutfi Hasan Ishaaq, saya minta tegakkan benar, ungkap secara tuntas, tegakkan hukum seadil-adilnya, kesatria.

Disebut-sebut Bunda Putri, siapapun saudarasaudara saya yang beruurusan dengan hukum, ceritakanlah kebenaran. Jangan suka mengalihakan isu, jangan menyerempetkan ke orang-orang yang sama sekali tidak tahu. Sekaranng saya, mungkin lain kali orang lain. Itu sudah kejahatan sendiri. 

Disebut Bunda Putri, saya tidak tahu, saya tidak kenal, dan tidak ada kaitan dengan saya. Kalau saya katakan, saya tidak tahu, kalau ada orang yang katanya mengenal dekat dengan SBY, pasti perangkat lembaga kepresidenan tahu. Menteri Sekretaris Negara Pak Sudi Silalalhi pasti tahu, Sekretaris Kabinet Pak Dipo pasti tahu, Sekretaris Pribadi pasti tahu, sebab kalau orang berhubungan dengan saya, atau ingin bertemu saya, atau telepon saya, kirim surat ke saya, pasti melewati sistem. Sudah saya cek semuanya tidak ada satupun yang tahu.

Mungkin keluarga, tidak ada yang tahu siapa itu Bunda Putri. Setelah saya cek, tidak ada yang tahu a, b, c, d. Saya cek jangan-jangan pernah telepon, tidak ada. Pernah kirim surat tidak ada. Pernah kirim sms, tidak ada. Pernah datang ketemu saya, tidak ada. 100 persen tidak ada. Oleh karena itu, saya cari tahu siapa sebetulnya. 

Tadi setengah jam saya bekerja. Saya cari sumber-sumber dari lembaga yang sah yang bisa berikan keterangan ke saya. Kenal tidak yang disebut-sebut Bunda Putri siapa.
Tadi saya perintahkan Pak Sudi Silalahi berkomunikasi dengan Menteri Pertanian Suswono. Tanyakan Pak Suswono ada apa? Siapa orang itu. Saya tidak mengerti urusan kejahatan daging sapi dan putaran-putaran melibatkan banyak orang. Yang saya minta KPK tegakkan hukum.

Pak suswono katakan, Bunda Putri katanya istri dari salah satu pejabat di Kementerian Pertanian. Menurut Menteri Pertanian Suswono yang ditelepon beberapa saat yang lalu, katanya juga pengusaha eksportir asal Cilimus Jabar. Saya juga tahu apa itu. Dicek oleh staf saya, Wakil Menteri Pertanian apa betul ada kaitan dengan salah satu pejabat. Konon katanya betul.

Saya tidak ingin ngomong sembarangan tanpa kejadian, tanpa keterangan yang bisa dipertanggungjawabkan. Ini saya baca barusan diberikan oleh staf. Saat bersaksi untuk terdakwa Fathanah di (Pengadilan) Tipikor jakarta, Kamis 10 Oktober 2013, berarti hari ini, Luthfi katakan tujuannya menemui Bunda Putri terkait informasi reshuffel kabinet, apa hubungannya Bunda Putri dengan reshuffel kabinet. 

Bunda Putri orang yang sangat dekat dengan presiden, 1000 persen Lutfi bohong. Dia sangat tahu dengan kebijakan reshuffel, 2000 persen bohong. Kalau ada reshuffel kabinet istri saya pun tidak tahu. Tidak semua menteri tahu. Kalau ada reshuffel, yang saya ajak bicara Wakil Presiden, Sekretarisnya Mensesneg. Kalau menteri itu kebetulan di bawah menko tertentu, menkonya saya panggil.

Saya masih ada komentar, tapi habis waktu saya untuk menanggapi. Saya malah tertantang ungkap betul kejahatan yang melibatkan mereka-mereka itu. rakyat butuh kebenaran, siapa yang salah sebetulnya. Kesatria. Sebutkan sebetulnya, katanya yang memperkenalkan juga kawanya Lutfi sendiri, kenapa dibawa-bawa ke presiden. Saya tidak paham. 

Saya sampaikan terus terang seperti ini, saya hanya perlu tegakkan keadilan dan kebenaran. Jangan main-main dengan kebenaran. berani berbuat berani bertanggungjawab. Saya belum punya data lengkap tentang Bunda Putri, mudah-mudahan dalam satu-dua hari saya lebih tahu, akan makin tahu siapa-siapa yang bermain dengan kata-kata yang bohong itu, apa tujuan dan sebagainya. Ini skaligus bagi saya, saya bukan pejabat kecengan. Mau reshuffel, ngomong sama orang yang tidak jelas. Kemudian pernyataan sangat dekat dengan Presiden SBY, luar biasa. Semoga Allah mengampuni, semoga kebenaran dan keadilan tegak."

copast dari detikcom.
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. COPAST NEWS - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger